Orang yang belajar tasawuf tahu kedudukan salik, yaitu penempuh jalan ruhani. Ia berada dalam suluk dengan bimbingan mursyid. Suluk itu seperti spiritual circle dan mursyid adalah otoritas yang memberikan bimbingan, arahan dan petuah penuh hikmah.
Minggu, 31 Mei 2026
Kamis, 14 Mei 2026
Tarikh Nabi: KEMBALI BERPERANG
Misi Sang Nabi tidak selesai di Makkah. Nabi Muhammad saw menyiapkan pasukan untuk mendatangi kaum Hawazin dan Sakif yang telah lama menentang dakwah Islam. Pasukan dari Makkah yang berjumlah dua belas ribu orang diberangkatkan ke Hunain dan Thaif.
Setiba di Lembah Hunain, saat subuh dari sela-sela lembah pasukan musuh yang tergabung dari tiga kabilah (Banu Nasr, Hawazin, dan Sakif) menyerang pasukan Muslim. Serangan panah dari pasukan musuh yang dipimpin oleh Malik bin Auf ini membuat kocar kacir kaum Muslim.
Rabu, 13 Mei 2026
Tarikh Nabi: PEMBEBASAN MAKKAH
Sesuai dengan kesepakatan dalam Perjanjian Hudaibiyah, Maret 629 Masehi rombongan kaum Muslim yang berjumlah dua ribu orang melakukan ziarah ke Baitullah, Makkah. [1]
Selama tiga hari penuh Sang Nabi bersama kaum Muslim melaksanakan ibadah. Orang-orang Makkah menyaksikan dari lembah berbagai aktivitas yang dilakukan kaum Muslim. Sesuai dengan perjanjian, penduduk Makkah tidak diperbolehkan mengganggu aktivitas kaum Muslim. Pada kesempatan ziarah ini, Nabi Muhammad saw melangsungkan pernikahannya dengan Maemunah, janda saudara Abbas bin Abdul Muthalib.[2]
Selasa, 12 Mei 2026
Tarikh Nabi: HADIAH DARI SANG NABI
Nabi Muhammad saw adalah ayah yang mencintai putrinya, Sayidah Fathimah. Dalam hadis disebutkan orang yang menyakiti Sayidah Fathimah berarti menyakiti Nabi Muhammad saw dan kegembiraan Sayidah Fathimah berarti kegembiraan Nabi Muhammad saw.[1]
Senin, 11 Mei 2026
Tarikh Nabi: PERJANJIAN HUDAIBIYAH
Serpihan sejarah kehidupan Sang Nabi yang berkaitan dengan kemenangan besar dalam menyatukan Jazirah Arab adalah peristiwa perjanjian dengan masyarakat Makkah.
Pada 13 Maret 628 Masehi, Nabi Muhammad saw bersama jemaah Muslim dari Madinah yang berjumlah seribu enam ratus orang bermaksud melakukan ibadah ke Baitullah Makkah. Rombongan ziarah ini terhenti di Hudaibiyah (22 km ke arah barat laut Makkah) karena dihadang utusan Makkah. Utusan ini menyampaikan bahwa masyarakat Makkah tidak menerima kunjungan ziarah kaum Muslim pada tahun ini. Kalau tetap memaksa maka perang yang menjadi penyelesaiannya. Nabi Muhammad saw kemudian mengikuti keinginan mereka.
Minggu, 10 Mei 2026
Riwayat Kangjeng Nabi: Mengubah Perilaku Masyarakat
Berikut adalah poin-poin utama yang disampaikan pada bagian Pihatur Nu Nyalin dalam buku Riwayat Kangjeng Nabi Muhammad SAW karya RAA Wiranata Kusumah, yaitu
Sabtu, 09 Mei 2026
Riwayat Kangjeng Nabi: Kedudukan Nabi Muhammad SAW
Berikut adalah ringkasan poin-poin utama yang dibahas pada bagian Pihatur Nu Nyalin:
Jumat, 08 Mei 2026
Riwayat Kangjeng Nabi: Sumber Penulisan Sejarah
ULASAN kali ini membahas pentingnya mempelajari sejarah Nabi Muhammad SAW dengan merujuk pada buku Riwayat Kangjeng Nabi Muhammad SAW karya Raden Adipati Wiranata Kusumah yang diterbitkan pada tahun 1941.
Poin-poin utama dalam buku Riwayat Kangjeng Nabi Muhammad SAW, bagian Pihatur Nu Nyalin, terkait dengan historiografi, yaitu
Kamis, 07 Mei 2026
Tarikh Nabi: MUSUH DALAM SELIMUT
Tidak dipungkiri dalam masyarakat terdapat orang-orang yang bermuka dua atau musuh dalam selimut yang ingin menghancurkan dari dalam. Dalam perang-perang besar seperti Perang Badar, Uhud, Ahzab atau Khandaq terdapat orang-orang yang tidak ikut berperang bersama Nabi. Mereka inilah yang disebut kaum munafik yang aksinya tidak menampakkan dihadapan Sang Nabi. Nabi Muhammad saw memang mengetahui ada orang-orang munafik yang senantiasa menjelekkan, bahkan yang ingin membunuhnya. Mereka tidak langsung ditindak oleh Nabi karena mempertimbangkan nilai-nilai Ilahiah yang dibawanya.
Selasa, 05 Mei 2026
Pertemuan dengan Sang Guru
Tadi malam saya berjumpa dengan Kang Jalal dalam mimpi. Sang Guru yang mencerahkan dan menyadarkan saya betapa pentingnya ilmu, kebersamaan, dan buku.
Ceritanya: tiba-tiba saya sudah berada bersama beliau di suatu tempat yang cukup tinggi. Namun bukan gunung, hanya hamparan tanah tinggi di atas sungai deras air.
Tarikh Nabi: HIKMAH PERANG DZAT SALASIL
Sejarawan Jafar Subhani menyebutkan bahwa Perang Dzat Salasil terjadi pada tahun kedelapan hijriah. Seorang intelijen dari pihak Islam melaporkan kepada Rasulullah saw bahwa di Lembah Yahbis terdapat ribuan Bani Salim yang berkumpul hendak menyerang Madinah secara tiba-tiba.
Rasulullah saw kemudian mengumpulkan orang-orang Madinah di masjid. Setelah berkumpul, Rasulullah saw berkata, “Musuh-musuh Allah sedang bersiap-siap dan telah memutuskan akan menyerang Anda sekalian secara mendadak pada malam hari. Karena itu, sebagian dari Anda harus menyingkirkan kejahatan mereka.”
Minggu, 03 Mei 2026
Riwayat Kangjeng Nabi: Teladan yang Hidup, Bukan Sekadar Dikagumi
Di tengah kehidupan manusia yang sering kehilangan arah, Islam menghadirkan satu sosok yang tidak hanya untuk dikenang, tetapi untuk diteladani: Nabi Muhammad SAW.
RAA Wiranata Kusumah V dalam buku Riwayat Kangjeng Nabi Muhammad SAW pada bagian “pihatur nu nyalin” mengajak kita melihat kembali posisi Nabi bukan sekadar figur sejarah, melainkan manusia hidup yang menjadi standar akhlak dan perilaku.
Sabtu, 02 Mei 2026
REVIEW BUKU SIRAH IBNU SIHAQ (8): Pencarian Kebenaran
Sekarang membahas dua topik utama dari kitab Sirah Ibnu Ishaq, yaitu kisah pencarian kebenaran oleh Salman al-Farisi dan kisah empat orang yang meninggalkan kemusyrikan di Makkah.
Jumat, 01 Mei 2026
REVIEW BUKU SIRAH IBNU SIHAQ (7): Mahar dan Ramalan Ahli Nujum
Ini membahas sejarah Nabi Muhammad SAW berdasarkan karya Sirah Ibnu Ishaq, mencakup beberapa poin penting dalam kehidupan beliau, yaitu mahar nikah dan ramalan ahli nujum.







