Minggu, 10 Mei 2026

Riwayat Kangjeng Nabi: Mengubah Perilaku Masyarakat

Sesi kali ini membahas pentingnya menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan utama (uswatun hasanah) dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut adalah poin-poin utama yang disampaikan pada bagian Pihatur Nu Nyalin dalam buku Riwayat Kangjeng Nabi Muhammad SAW karya RAA Wiranata Kusumah, yaitu

Bahaya Mengikuti Hawa Nafsu: Mengikuti hawa nafsu tanpa kendali akan menjerumuskan seseorang pada kebodohan. Belajar dan berupaya mengubah diri adalah kunci untuk keluar dari kondisi tersebut.

Nabi Muhammad sebagai Uswatun Hasanah: Nabi Muhammad SAW bukan sekadar utusan, tetapi sosok sempurna yang patut diteladani dalam segala aspek kehidupan, mulai dari cara beribadah, berkeluarga, hingga berinteraksi sosial.

Pentingnya Memilih Penuntun yang Tepat: Dalam mencari ilmu dan guru, umat Islam diingatkan untuk berhati-hati agar tidak tersesat. Ajaran Islam menyediakan panduan yang jelas melalui perilaku dan ucapan Nabi.

Relevansi Lintas Zaman: Riwayat Nabi Muhammad SAW mencakup kebutuhan hidup manusia secara luas—baik ilmu alam, tata krama, hingga kerohanian. Contoh hidup beliau bersifat surup kana usumna atau relevan di segala zaman.

Penerapan dalam Kehidupan: Umat Islam dianjurkan untuk lebih mengenal riwayat Nabi dibandingkan hal-hal duniawi lainnya agar dapat meneladani usik-malikna (gerak-geriknya) dalam keseharian. *** (ahmad sahidin)