Sekarang membahas dua topik utama dari kitab Sirah Ibnu Ishaq, yaitu kisah pencarian kebenaran oleh Salman al-Farisi dan kisah empat orang yang meninggalkan kemusyrikan di Makkah.
· Pertama adalah perjalanan Salman al-Farisi. Kisah ini
menceritakan perjalanan panjang Salman al-Farisi dalam mencari agama
kebenaran, mulai dari meninggalkan ajaran Majusi keluarganya di Persia,
berpindah-pindah mengikuti para pendeta di Syria, Mausil, Nasibin,
hingga Amuria. Beliau akhirnya sampai di Yatrib (Madinah) dan
mengenali kenabian Nabi Muhammad SAW melalui tiga ciri utama: tidak
memakan zakat, menerima hadiah, dan adanya tanda kenabian di punggung beliau. Setelah
masuk Islam, Salman atas bantuan Rasulullah SAW terbebas dari
perbudakan.
· Kedua adalah empat lelaki yang meninggalkan kemusyrikan (paganisme) di Makkah. Bagian ini menceritakan empat orang di Makkah
yang menolak menyembah berhala dan mencari ajaran Hanifiyah (tauhid) yang
diajarkan Nabi Ibrahim AS: (1) Waraqah bin Naufal menjadi seorang
Nasrani; (2) Ubaidillah bin Jasy menjadi Nasrani setelah hijrah ke Abisinia;
Utsman bin Khuwairits: Pergi ke Bizantium dan menjadi
Nasrani; dan Zaid bin Amr yang tetap konsisten mencari ajaran
murni Ibrahim AS tanpa masuk agama lain. Meski meninggal dunia
sebelum bertemu Nabi Muhammad SAW, beliau dikenal sebagai orang
yang hendak mengesakan Allah dan oleh Rasulullah SAW ditetapkan di akhirat
sebagai satu umat. ***