Ahmad Sahidin
Sabtu, 24 Oktober 2026
Belajar Keteladanan dari buku Eunteung Tina Tarikh Islam
Jumat, 23 Oktober 2026
Menelusuri Sirah Nabawiyah melalui Sumber Klasik: Membaca Karya Martin Lings
Buku Muhammad: Kisah Hidup Nabi berdasarkan Sumber Klasik karya Martin Lings, yang juga dikenal dengan nama Abu Bakar Sirajudin, merupakan karya penting dalam penulisan biografi Nabi Muhammad SAW (sirah nabwiyyah). Buku ini pertama kali diterbitkan dalam bahasa Inggris pada 1981. Adapun edisi terjemahan bahasa Indonesia setebal 680 halaman diterbitkan oleh Serambi pada 2014.
Di antara keistimewaan buku ini terletak pada penggunaan sumber-sumber klasik dalam merekonstruksi perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW. Martin Lings merujuk kepada sejumlah penulis sejarah Islam awal, seperti Al-Thabari, Al-Waqidi, Ibnu Sa'ad, dan Ibnu Ishaq. Dengan bertumpu pada sumber-sumber tersebut, ia berusaha menyajikan kehidupan Nabi berdasarkan tradisi historiografi yang relatif dekat dengan masa kehidupan beliau, bukan semata-mata melalui penafsiran para penulis modern.
Kamis, 22 Oktober 2026
Dari buku Nu Tareuneung: Carita Pahlawan Islam, Belajar Keteladanan Tokoh Islam
Kali ini saya ingin mengulas buku berjudul Nu Tareuneung: Carita Pahlawan Islam karya Ki Umbara. Buku ini diterbitkan oleh Kiblat Buku Utama dan telah beberapa kali dicetak sejak 1968.
Buku ini juga memperoleh
pengesahan untuk digunakan di sekolah-sekolah di Jawa Barat. Hal tersebut
menunjukkan bahwa karya ini memiliki nilai pendidikan, khususnya dalam
memperkenalkan sejarah Islam kepada masyarakat Sunda.
Ki Umbara, yang memiliki nama asli Sandi Asmana Ha Wireja Ranu Sulaksana, merupakan sastrawan Sunda produktif yang menerima Hadiah Rancage pada 1991. Melalui buku ini, ia memperlihatkan bagaimana sastra Sunda dapat menjadi medium untuk menyampaikan nilai-nilai keislaman dan keteladanan tokoh-tokoh sejarah.
Rabu, 21 Oktober 2026
(BOOK REVIEW) Belajar Cerdas: Belajar Berbasiskan Otak
Secara substansi, buku ini menarik karena memberikan pemahaman kepada saya bahwa belajar bukan sekadar memasukkan pengetahuan ke dalam otak. Belajar juga bukan hanya supaya kita menjadi cerdas, menjadi baik, atau mendapatkan petunjuk. Ada hal lain yang perlu kita perhatikan, yaitu bagaimana merawat otak sebagai bagian penting dalam kehidupan manusia.


