Senin, 12 Oktober 2026

(Cerpen) Midlife


Di tengah keheningan rumah, aku duduk di hadapan meja kerja. Di sana tergelar kitab Sirah Nabawiyyah klasik yang tebal dan laptop usang yang mengantarkan suara dan gambar pada orang-orang maya.

Tiba-tiba, udara di ruangan terasa bergeser. Di kursi seberangku, duduk seorang pemuda dengan tatapan mata yang gelisah sekaligus penuh ambisi. Ia adalah aku, saat masih muda.

Jumat, 25 September 2026

Perjuangan Menghidupi Keluarga

Kemarin siang saya ngobrol dengan Bapak berusia 70 tahun. Ia pedagang susu keliling. Menggunakan kendaraan yang dikayuh, mirip becak. Sambil membawa air kopi, ia mendekat dan menyapa saya. 

“Panas ya Kang,” ujarnya. 

Senin, 21 September 2026

Keadilan dan Ketegasan

Merajut kepingan persepsi cukup rumit. Apalagi jika terus berubah. Manusia memang tak mudah ditebak. Alur hidupnya kadang lurus, kadang berbelok. Depan dan belakang bisa sama, bisa pula berbeda.

Minggu, 20 September 2026

(Buku) CERITERA DIPATI UKUR: KARYA SASTRA SEJARAH SUNDA

DI Tatar Sunda terdapat tokoh-tokoh yang terkenal. Saking hebatnya ada yang sampai disakralkan. Di antara tokoh yang kerap hidup dalam memori kolektif masyarakat Sunda adalah Bagenda Ali (bin Abi Thalib), Abdul Qadir Jaelani, Prabu Siliwangi, dan Dipati Ukur. 

Dua nama yang pertama dikenal pada kalangan masyarakat Islam Sunda. Sedangkan dua nama yang terakhir populer pada kalangan masyarakat Sunda yang memliki orientasi kebudayaan dan merindukan kejayaan Sunda.