Tahun ke-5 Kenabian—atau sekitar tahun 615 Masehi ketika Rasulullah SAW berusia 45 tahun—menjadi salah satu masa paling penting dan penuh ujian dalam sejarah umat Islam di Makkah. Pada periode ini, dakwah Islam yang mulai disampaikan secara terbuka menghadapi perlawanan yang semakin keras dari para pemimpin Quraisy.
Merujuk pada kitab-kitab sejarah klasik seperti Sirah Ibnu Ishaq (yang disempurnakan oleh Ibnu Hisyam) dan Tarikh ath-Thabari bahwa pada tahun ke-5 kenabian ini memotret keteguhan hati, kematangan strategi, dan kehangatan keluarga Nabi Muhammad SAW di tengah himpitan krisis.
