Ramadhan tahun kedua hijrah, Nabi Muhammad saw bersama 313 kaum Muslim
meninggalkan Madinah menuju tepi sumur Badar, tempat kaum Quraisy berkemah.
Orang-orang Quraisy mengetahui kedatangan pasukan Islam sehingga menyuruh orang
untuk mengajak orang-orang Makkah untuk membantunya. Pasukan Makkah yang
terdiri dari berbagai suku berdatangan dan bersenjata lengkap. Jumlahnya tiga
kali lipat dari rombongan kaum Muslim.
Nabi Muhammad saw mengumpulkan rombongannya yang terdiri dari 74 kaum Muhajirin
dan selebihnya kaum Anshar.
Setelah memuji Allah, Sang Nabi Muhammad ambil berdiri berkata,
“Bagaimana pandangan kalian tentang hal ini?”