Sabtu, 25 April 2026

REVIEW BUKU SIRAH IBNU SIHAQ (1): Bagian Awal/Mukadimah

Kali ini kita membahas sejarah penulisan literatur sejarah Nabi Muhammad SAW, dengan fokus utama pada kitab Sirah Ibnu Ishaq. Berikut adalah poin-poin penting yang disampaikan pada bagian awal buku Sirah Ibnu Ishaq, yaitu

Kamis, 23 April 2026

Tarikh Nabi: MEMBENTUK MASYARAKAT MADINAH [by ahmad sahidin]

 

Kedatangan Nabi Muhammad saw di Madinah disambut gembira. Kaum Muslim Madinah menyambutnya dengan nyanyian yang berisi sanjungan yang memuliakan Nabi. Mereka sangat ingin rumahnya ditempati Sang Nabi sehingga mereka saling menawarkannya.

Dengan kecemerlangan pikirannya, Nabi membiarkan untanya yang menentukan di mana atau rumah siapa yang harus ditempatinya. Mereka bersama-sama mengikuti gerak langkah unta dengan penuh harap cemas. Unta yang dikendarai Nabi kemudian berhenti tepat di depan rumah orang miskin yang meghadap tanah kosong yang biasa dipakai mengiringkan kurma.

Selasa, 21 April 2026

SURAT UNTUK RASULULLAH SAW

(Moga ada yang berkenan membacakan surat ini dihadapan Makam Rasulullah SAW di Masjid Nabawi, Madinah Al-Munawwaroh).

Assalamu’alaika ayyuhan Nabiyyu warahmatullahi wabarakatuh.

 Assalamuálaika Ya Rasulullah. 

Assalamu’alaina wa ala ibadillahisshalihin.  

Bismillahirrahmanirrahim. 

Allahumma Shalli ála Sayyidina Muhammad wa ála Aali Sayyidina Muhammad. 

Ya Rasulullah. Terimalah salamku ini. Dariku, dari seorang hamba yang lemah dan bodoh, yang berasal dari negeri jauh.

Salam bagimu ya Rasulullah, dariku yang berharap meraih ampunan Allah melaluimu. Bagimu duhai manusia suci yang senantiasa diberkahi Allah, dariku seorang yang lancang mengaku umatmu; mengaku pemeluk agamamu; mengaku pengikut ajaranmu; mengaku sebagai pecinta keluargamu yang suci.

Ya Rasulullah, dengan kemuliaanmu jangan palingkan wajahmu ketika aku menyebut namamu. Jangan jauhkan aku dari syafaatmu. Aku benar-benar membutuhkan kemurahanmu, butuh pertolonganmu.

Senin, 20 April 2026

HUZAIFAH Al-Yamani, Sang Pemegang Rahasia Nabi

HUZAIFAH Al-Yamani lahir dari kedua orangtua yang telah memeluk Islam. Huzaifah saat hijrah ke Madinah mendampingi Rasulullah saw. Huzaifah diberi tugas oleh Rasulullah saw untuk mengurus dan menjadi petunjuk jalan kalau bepergian.

Dalam Perang Uhud, Huzaifah memerangi kaum kafir bersama dengan ayahnya, Al-Yaman. Hudzaifah selamat, tetapi bapaknya syahid oleh pedang kaum Muslim yang nyasar saat digempur pasukan musyrikin Makkah di bawah komando Khalid bin Walid.