“Mengetahui sesat atau tidaknya suatu ajaran hanya Allah swt. sendiri yang mengetahui, demikian juga dengan calon penghuni surga-neraka atau dengan nama apapun juga, selain Allah swt. tidak ada seorangpun dimuka bumi ini yang mengetahui, bahkan Muhammad saw. sendiri juga tidak mengerti beliau masuk surga atau neraka, kalau mengerti atau mengetahui maka beliau tidak mungkin minta didoakan agar diampuni segala dosa-dosanya,” tanya Bagus Cahyo dalam mengomentari informasi buku Aliran-aliran Dalam Islam (yang diterbitkan Penerbit Salamadani, 2009) yang dimuat dalam blog http://public.kompasiana.com/2009/07/08/khazanah-teologi-islam/#more-29187.
Dalam ruang komentar tersebut muncul Prabu yang mencoba memberi penjelasan dengan sudut pandang lain. Muncul pula Boni dan Abu Muhammad yang coba menjawab pertanyaan Bagus Cahyo dengan rentetan dalil aqliyah dan naqliyah.









