Minggu, 03 November 2024

ChatGPT dan Mimpi bersama Guru Besar

Sudah lama tak menulis. Lama pula tak membaca buku secara serius dan tuntas. Entah apa yang merasuki diri ini, daya minat untuk baca dan menulis tak sekencang saat sebelum pandemi. Tentu ini mungkin faktor kejenuhan dan media sosial yang serba visual yang mudah diakses dan serba instan. Contohnya chatgpt. Murid dan mahasiswa tak perlu susah cari referensi suatu tema untuk menulis tugas dan makalahnya, cukup ajukan pertanyaan pada mesin telusur ChatGPT. 

Sabtu, 02 November 2024

Syiah Ismailiyah

Syiah Ismailiyah populer disebut aliran Tujuh Imam. Mereka meyakini Ismail bin Ja`far Ash-Shadiq selaku pelanjut kepemimpinan Islam Syiah (setelah Imam Ja’far Shadiq). Ismail diyakini sebagai Imam Ketujuh.

Awal terbentuknya adalah karena adanya perbedaan penetapan pelanjut Imam Ja’far ash-Shadiq. Ismail adalah putra pertama dari Imam Jafar Shadiq. Sebagaimana dalam tradisi Arab bahwa yang melanjutkan adalah putra tertua. Sehingga Ismail diyakini sebagai Imam ketujuh. Sedangkan kaum Syiah Imamiyah tidak meyakininya. Kaum Ismailiyah meyakini washi setelah Nabi berjumlah tujuh, silih berganti dari masa ke masa. Mereka meyakini Imam harus adil dan memimpin perlawanan atas kezaliman serta memegang otoritas pemerintahan.

Jumat, 01 November 2024

Ngeunaan buku As-Sirah An-Nabawiyyah libni Hisyam

Ibnu Hisyam disebat ahli sajarah anu neraskeun kitab Sirah Ibnu Ishaq. Anjeuna ngumpulkeun deui riwayat ngeunaan tarikh Rasulullah Saw janten hiji kitab anu katelah Sirah Ibnu Hisyam. 

Ibnu Hisyam lengkepna Abu Muhammad Abdul Malik bin Hisyam bin Ayyub Al-Himyari Al-Muafri Al-Basri. Babarna di Bashrah. Ageung jeung nyiar elmu di Mesir dugi pupusna (13 Rabiul Awwal 218 H./834 M.). Ibnu Hisyam, numutkeun simkuring, parantos ngagunakeun metode na rekonstruksi sajarah. Nyaeta heuristik ku cara milihan mana wae riwayat anu numutkeun Ibnu Hisyam relevan sareng narasi Sirah Nabawiyah. Dina nangtukeun mana anu kedah lebet jeung heunteuna gumantung kana interpretasi (imajinasi) anu lebet na pikiranna. Salajengna kabuktos hasil  tinimbang jeung kamandang ngeunaan tarikh Nabi Muhammad Saw na kitab As-Sirah An-Nabawiyyah libni Hisyam. 

Rabu, 30 Oktober 2024

Sumber Ajaran Islam

Islam sebagai agama tentu memiliki sumber dalam setiap ajaran dan praktik beragama. Sumber utama dalam Islam adalah Allah dan Rasulullah saw.[1] Kalau melihat Al-Quran sebagai sumber utama dari Allah bahwa yang diturunkan kepada para Nabi yang merupakan sumber dari ajaran agama Islam adalah Al-Kitab dan Al-Hikmah. Hal ini terdapat dalam surah Maryam ayat 12; Al-Baqarah ayat 129, 151, dan 231; Al-Jumuah ayat 2. Disebutkan bahwa Allah menurunkan Al-Kitab berupa Taurat, Zabur, dan Injil kepada para Nabi sebelum Nabi Muhammad saw. Kemudian menyebut Al-Kitab pula untuk risalah dan kitab suci (Al-Quran) yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad saw sebagai Utusan Allah yang terakhir. Juga disebutkan para Nabi diberi Al-Hikmah oleh Allah, termasuk Nabi terakhir, sebagai petunjuk dan pedoman dalam menjalankan agamanya. Al-Hikmah ini kemudian dianggap sebagai As-Sunnah. Pendapat ini disandarkan kepada Muhammad Idris Asy-Syafii (Imam Syafii), “Setiap kata al-hikmah dalam Al-Qur`an yang dimaksud adalah As-Sunnah.”[2]