Tiga di
antara banyak tokoh musyrik Quraisy yang menentang Nabi Muhammad adalah Abu
Jahal bin Hisyam, Abu Sufyan bin Harb, dan Al-Akhnas bin Syariq. Ketiganya
menyampaikan Muhammad seorang penyihir dengan kata-kata wahyu (Al-Quran) yang
menyebabkan orang-orang Makkah tertarik. Suatu hari ketiganya pernah menyelinap
ke pinggir rumah Nabi Muhammad Saw untuk mendengarkan yang dibaca malam hari.
Ketiganya datang
sendiri-sendiri. Tidak saling tahu kalau ada orang lain mencuri dengar bacaan
Al-Quran yang dibacakan Nabi Muhammad Saw. Ketika tiba di sekitaran rumah Nabi,
mereka mengambil tempat duduknya masing-masing tanpa saling tahu. Mereka mendengarkan
yang dibacakan Nabi Muhammad. Mereka pulang ketika fajar dan di tengah jalan, ketiganya
saling bertemu di salah satu jalan. Mereka
saling menyalahkan. Mereka berjanji untuk tidak datang lagi.