Sabtu, 14 Desember 2019

Resensi buku Seolah Engkau Melihat Muhammad

Buku berjudul "Seolah Engkau Melihat Muhammad" ini terbit tahun 2004 oleh Bening Publishing, Jakarta. Penulisnya terkenal, Aidh Al-Qarni. Seorang doktor bidang hadis dari universitas al-Imam Muhammad bin Suud Al-Islamiyyah tahun 1422 H.

Buku terjemahan ini berjumlah 224 halaman. Dari isi sangat informatif dan reflektif. Penulisnya mengajak pembaca untuk mengenal sosok Nabi melalui serpihan peran dan tugas sebagai Nabi dan manusia biasa. Mulai dari pendakwah, penyantun, sebagai pemimpin keluarga, guru, dan menunjukkan betapa Al-Qur'an banyak memuat tentang kehidupan Rasulullah saw. Tentu saja lebih banyak hadis yang memuatnya.

Jumat, 13 Desember 2019

Aforisme Filsafat dan Pewarisan Pengetahuan

Setelah membaca buku-buku filsafat ("dunia Barat dan dunia Islam") ternyata dalam filsafat ada tradisi "pewarisan" pengetahuan. Hampir seluruh filosof dari zaman ke zaman, dalam mengembangkan pemikirannya (baik kritik atas filsafat sebelumnya atau temuan-temuan barunya) senantiasa berpijak pada "bahu" para filosof sebelumnya. Sehingga kontinuitas intelektual dalam disiplin filsafat sangat tampak perubahan dan perkembangan dari zaman ke zamannya.

Rabu, 11 Desember 2019

Memahami Makna Ana Al-Haq

Aku ingin berbagi denganmu. Tentang aku, yang kini sedang coba berpijak pada “wujud-haqiqi” yang “ghair-maujud” dan menyisihkan “ghair-maujud” untuk hadirnya “wujud-haqiqi”–walaupun ini abstrak.

Ini memang persoalan rumit seperti melacak hakikat manusia; yang dalam term Sunda disebut “manusa”–merupakan kepanjangan dari: mana nu salira? (yang mempertanyakan hal kepemilikan sejati).

Benarkah tubuh atau raga adalah entitas sejati manusia? Bukan, ia berasal dari materi yang mengalami proses dan dianggap milik manusia. Benarkah jiwa/nyawa adalah entitas sejati manusia? Juga bukan, karena ia berasal dari yang imaterial yang masuk saat proses berlangsung dan dianggap milik manusia.

Senin, 09 Desember 2019

Resensi buku The Secret of Shambhala


Alhamdulillah. Saya menemukan buku wawasan kesebelas karya James Redfield. Buku yang tebalnya 376 halaman ini adalah lanjutan dari buku wawasan kesepuluh dan wawasan sembilan. Buku dengan judul "The Secret of Shambhala" ini terbit tahun 2014 dan sudah cetak ulang tiga kali yang diterbitkan Gramedia Jakarta.

Saya membaca bukunya sekira empat hari. Terasa ada yang terpenggal "wawasan" yang saya baca dari yang kesembilan, kesepuluh dan langsung yang keduabelas. Sebab yang kesebelas, baru bulan lalu saya dapatkan dari toko dengan harga di bawah 20 ribu rupiah.