Adakah
landasan syari` yang berkaitan dengan pemberdayaan Muslimah?
Landasan itu sebenarnya tidak harus dalil tekstual. Untuk dalil tekstual ada dalam surat At-Thaubah ayat 105, waquli`maluu fasayarallahu `amalukum. Pada ayat ini Allah memerintahkan kita untuk berkarya, bekerja, berbuat. Perintah berkarya ini tidak hanya untuk laki-laki, tapi juga kepada para Muslimah agar melakukan suatu aktivitas yang berguna. Bahkan dalam sirah Rasulullah SAW kita melihat bagaimana Rasulullah SAW “membiarkan” kiprah-kiprah para Muslimah.
Artinya, Rasulullah SAW meridhai para Muslimah untuk berkontribusi, baik dalam
hartanya, karyanya, atau ikut berperang. Jadi fakta ini menunjukkan bahwa para
Muslimah diberdayakan. Istri Rasulullah SAW sendiri kan jadi ahli hadits.
Rasulullah juga memberikan kesempatan kepada Muslimah untuk menuntut ilmu dan
mengamalkan ilmu-ilmunya. Inilah bukti adanya landasan bahwa kita dianjurkan
untuk memberdayakan Muslimah.
Kenapa di Indonesia banyak wanita yang menjadi korban eksploitasi?



