Kemarin dalam grup whatsapp saya baca kutipan tentang sosok Ali Syariati dari tokoh sekaligus pimpinan tertinggi di Iran. Kiriman quote tersebut mengingatkan dengan skripsi saya tahun 2003 tentang pemikiran kesejarahan dari Dr Ali Syariati.
Saat baca quote, langsung teringat kembali dengan surat yang dibalas dengan surat pula yang berisi kalimat mohon maaf dari tiga institusi. Saya akui saat itu nekad kirim proposal dan surat permohonan. Dari tiga institusi itu yang saya dapatkan hanya kalimat "mohon maaf".