Sabtu, 07 Maret 2015

Bagaimana Membuat Tulisan Enak Dibaca?

Bagaimana membuat tulisan renyah dan enak dibaca? Ini pertanyaan yang saya ajukan pada seorang editor di Penerbit Mizan, Hernowo Hasim, yang saya kirim beberapa waktu lalu melaui sebuah e-mail.

Beberapa hari kemudian, ada balasan. Menurut Hernowo, seorang penulis atau yang baru belajar menulis harus memulainya dengan memperbanyak baca buku-buku untuk memperkaya kosa-kata.

“Perkayalah diri Anda dengan kata-kata. Banyaklah membaca buku-buku yang membuat Anda senang. Hanya dengan membaca, tulisan kita akan tidak membosankan. Jika kita ‘miskin kata/bahasa’ hasil tulisan kita juga akan monoton, tidak bisa mengalir enak,” tulis Hernowo.

Jumat, 06 Maret 2015

Tafsir Khusus untuk Wanita

Judul                           :TAFSIR AL-QUR`AN WANITA Jilid 1 dan 2
Penulis                         : Imad Zaki Al-Barudi
Penberbit                     : Pena
Tahun                          : 2007
Halaman                      : 440 hal, 15,7 x 24 cm (jilid 1) dan  492 hal, 15,7 x 24 cm (jilid 2)

SEBUAH karya tafsir sebaiknya tak kenal gender. Harusnya menyeluruh dan bermanfaat bagi umum. Beberapa tafsir seperti Ibnu Katsir, Jalalaein (Dua Jalaluddin), Qurthubi, al-Azhar (Hamka), Tafsirul Al-Quran Kariim (Mullah Shadra), Al-Mizan (Allamah Muhammad Husain Thabathabai`), Fii Zhilalil Quran (Sayyid Qutub), Tafsir Mishbah (Muhammad Quraish Shihab) dan lainnya, merupakan tafsir yang tidak memihak atau fokus memilih pembaca. Semua tafsir tadi sifatnya umum. Adakah yang khusus untuk laki-laki atau wanita?

Kamis, 05 Maret 2015

Jika Ibadah Jumatan Berganti Hari?

 Jika ibadah jumatan berganti hari? Pasti tak lumrah dan dianggap sesat. Lagi-lagi kata itu yang seringkali kita takutkan untuk berbuat sesuatu yang baru dalam agama kita.

Heretis. Mungkin itu sebutan yang akan melekat pada orang yang melakukan sebuah aktivitas yang tak sesuai dengan aturan yang terdapat dalam agama. Jangan dikira hanya di Islam saja adanya orang-orang yang berbuat heretis. Mungkin pada agama lain pun ada. Salah satunya, kasus pecahnya Kristen menjadi Protestan dan Katolik serta Ortodok. Dalam agama Budha dan Hindu pun terjadi.

Selasa, 03 Maret 2015

Misi Sosial Islam


SYAIKH Ja`far Subhani dalam buku Memilih Takdir Allah, yang diterbitkan Pustaka Hidayah, Bandung, menceritakan bahwa suatu ketika Nabi Muhammad Rasulullah SAW sedang bersama para sahabatnya berpapasan dengan orang Yahudi.

“Assamu`alaika! (Celakalah Engkau Muhammad !),” sapanya kepada Rasulullah. Nabi pun menjawab, “Wa a`laika (Dan juga untukmu)”.

Para sahabat berkata, “Ya Rasulullah, sesungguhnya dia telah mengucapkan salam kematian kepada engkau”.