Selasa, 27 Oktober 2026

Buku Tareh Rasulullah, Sirah Nabawiyyah khas Jurnalis Sunda

Tareh dalam bahasa Arab adalah tarikh. Bermakna tanggal atau kalender, yang dihubungkan pada peristiwa dan periode kehidupan manusia. Istilah tareh ini merupakan lafal orang Sunda untuk menyebut tarikh. Dari aspek makna tetap sama yaitu sejarah. Jika tareh dihubungkan dengan Rasulullah Saw, maka bermakna sejarah kehidupan Rasulullah SAW. 

Buku Tareh Rasulullah karya Abdullah Mustappa ini diterbitkan Geger Sunten tahun 2007. Tebalnya 217 halaman. Dapat disebut buku sejarah Islam yang mengisahkan perjalanan dakwah Nabi Muhammad SAW, khususnya pada periode Makkah. Buku ini tidak hanya menyajikan peristiwa sejarah, tetapi juga mengangkat keteladanan Rasulullah dalam menghadapi berbagai tantangan dakwah.

Buku berbahasa Sunda ini berasal dari tulisan berseri yang pernah diterbitkan di majalah, kemudian dihimpun menjadi satu kesatuan. Bentuk penulisan tersebut membuat kisahnya mengalir dan membawa pembaca mengikuti perjalanan hidup Rasulullah secara bertahap.

Menyusuri Periode Makkah

Kisah dimulai dari masa kecil Nabi Muhammad SAW, termasuk pengasuhan oleh Halimah As-Sa'diyah serta peran Abdul Muthalib dan Abu Thalib dalam kehidupan beliau. Narasi kemudian berlanjut pada masa kenabian dan perjuangan menyampaikan risalah Islam di tengah penolakan kaum Quraisy.

Sejumlah peristiwa penting dibahas, seperti pemboikotan terhadap umat Islam, perlindungan Abu Thalib, perjalanan dakwah ke Thaif, dan peristiwa Isra Mikraj. Pembahasan berakhir pada situasi menjelang hijrah ke Madinah, ketika tekanan kaum Quraisy semakin berat.

Dengan demikian, buku ini berfokus pada periode Makkah dan belum membahas perjalanan Rasulullah setelah hijrah hingga wafatnya. Pembatasan ini perlu diperhatikan agar pembaca memahami bahwa Tareh Rasulullah belum mencakup keseluruhan sirah nabawiyyah.

Bahasa yang Populer dan Mudah Dipahami

Keunggulan buku ini adalah penggunaan bahasa Sunda yang populer, alami, dan mudah dipahami. Berbeda dengan sejumlah karya sejarah Islam berbahasa Sunda yang menggunakan gaya sastra klasik dengan kosakata kompleks, Abdullah Mustappa memilih bahasa yang lebih akrab dengan keseharian masyarakat.

Latar belakang penulis sebagai wartawan senior sekaligus sastrawan turut memberi warna pada penyajiannya. Kisah sejarah dirangkai dalam narasi yang mengalir dan enak dibaca, tanpa kehilangan nilai keteladanan yang ingin disampaikan.

Gaya bahasa tersebut membuat buku ini berpotensi menjangkau pembaca dari berbagai kalangan, termasuk pelajar SD, SMP, dan SMA. Selain memperkenalkan sejarah kehidupan Nabi, buku ini juga dapat menjadi sarana menumbuhkan minat baca sekaligus mendekatkan generasi muda kepada bahasa Sunda.

Keteguhan Dakwah dan Optimisme Rasulullah

Di balik kisah sejarahnya, Tareh Rasulullah menghadirkan pelajaran tentang kesabaran, keberanian, dan keteguhan dalam memperjuangkan kebenaran. Salah satu contoh yang menonjol ialah perjalanan dakwah Rasulullah ke Thaif, ketika beliau menghadapi penolakan dan perlakuan kasar.

Peristiwa tersebut memperlihatkan bahwa perjuangan tidak selalu menghasilkan penerimaan secara langsung. Meski menghadapi kesulitan, Rasulullah tetap melanjutkan dakwah dengan harapan dan pandangan jauh ke depan. Keteladanan ini mengajarkan bahwa perubahan membutuhkan kesabaran, konsistensi, dan optimisme.

Kisah pemboikotan Quraisy serta perlindungan Abu Thalib juga memperlihatkan kompleksitas perjuangan Rasulullah dalam menghadapi tekanan sosial. Dengan membaca buku ini, pembaca diajak memahami bahwa dakwah bukan sekadar menyampaikan ajaran agama, melainkan juga menghadapi tantangan masyarakat dan mempertahankan keyakinan di tengah kesulitan. Inilah relevansi masa lalu dengan masa kini. Bahwa sejarah tidak berhenti sebagai catatan masa lalu, tetapi menjadi sumber refleksi untuk menghadapi persoalan kehidupan.

Sekadar informasi saja, buku ini cakupan pembahasannya yang berhenti pada periode Makkah. Perjalanan Rasulullah setelah hijrah, termasuk pembentukan masyarakat Madinah dan berbagai peristiwa penting hingga akhir hayat beliau, belum diuraikan. Atau memang saya belum menemukan buku lanjutannya. Semoga bisa mendapatkannya agar makin komprehensif wawasan sejarah Nabi yang dipelajari sejak kecil dan makin utuh kisahnya.

Penutup

Tareh Rasulullah karya Abdullah Mustappa merupakan bacaan sejarah Islam berbahasa Sunda yang menarik, terutama karena kemampuannya menyajikan kisah Nabi Muhammad SAW melalui bahasa yang dekat dengan masyarakat. Gaya penuturannya yang ringan membuat buku ini layak dibaca oleh pelajar maupun masyarakat umum.

Lebih dari sekadar mengenalkan peristiwa sejarah, buku ini mengajak pembaca mengambil hikmah dari keteguhan dakwah, kesabaran menghadapi penolakan, dan optimisme Rasulullah dalam memperjuangkan risalah Islam. Melalui bahasa Sunda yang membumi, Abdullah Mustappa menunjukkan bahwa sejarah Nabi dapat disampaikan secara sederhana, menarik, dan tetap sarat makna. Yuk kita baca agar dapat meneladani Rasulullah SAW. *** (ahmad sahidin)