Sabtu, 24 Oktober 2026

Belajar Keteladanan dari buku Eunteung Tina Tarikh Islam

Buku Eunteung Tina Tarikh Islam karya Ajip Rosidi merupakan kumpulan tulisan yang awalnya dimuat dalam mingguan berbahasa Sunda, kemudian diterbitkan menjadi buku oleh Penerbit ITB pada 1989. Buku ini berisi 22 artikel singkat tentang sejarah Nabi Muhammad SAW dan para sahabat, seperti Abu Bakar, Umar bin Khattab, dan Ali bin Abi Thalib.

Judul buku ini dapat dimaknai sebagai cermin dari sejarah Islam. Melalui kisah tokoh-tokoh Islam, Ajip Rosidi mengajak pembaca menemukan teladan (uswah) yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Gagasan ini terasa relevan di tengah krisis keteladanan, ketika generasi muda terkadang lebih mengenal selebritas daripada tokoh-tokoh besar dalam sejarah Islam.

Salah satu teladan yang disoroti ialah kesederhanaan hidup Nabi Muhammad SAW. Meskipun menjadi pemimpin umat, Nabi tidak menjadikan kekayaan dan kemewahan sebagai tujuan hidup. Beliau menjalani kehidupan sederhana, bahkan sering menghadapi keterbatasan makanan. Kepentingan umat, pengabdian kepada Allah, dan kehidupan akhirat lebih diutamakan daripada kemewahan duniawi.

Selain kesederhanaan, kisah Nabi dan para sahabat mengajarkan pentingnya kejujuran, keadilan, pengorbanan, dan kebijaksanaan. Nilai-nilai tersebut bukan sekadar bagian dari sejarah yang patut dikagumi, melainkan pedoman yang perlu diwujudkan dalam kehidupan keluarga, pekerjaan, dan masyarakat.

Melalui buku ini, Ajip Rosidi mengingatkan bahwa sejarah Islam bukan hanya catatan masa lalu, tetapi juga cermin untuk mengevaluasi diri. Mengenal tokoh-tokoh Islam akan lebih bermakna apabila kita berusaha meneladani akhlak dan perjuangan mereka.

Sebagai penutup, mari kita doakan almarhum Ajip Rosidi. Semoga Allah SWT menerima amal kebaikannya. Semoga pula Eunteung Tina Tarikh Islam menginspirasi kita untuk menjadikan sejarah sebagai sumber hikmah dan membangun kehidupan yang lebih jujur, adil, serta sederhana. Cag! ***