Kemerdekaan Bukan Sekadar Kegembiraan
Jumat, 22 Agustus 2025
Refleksi Hari Kemerdekaan: Antara Keceriaan dan Keteladanan dalam Pendidikan Bangsa
Setiap tanggal 17 Agustus, bangsa Indonesia larut dalam euforia perayaan hari kemerdekaan. Dari gang-gang sempit hingga alun-alun kota atau sekolah-sekolah pun perayaan dipenuhi dengan berbagai kegiatan yang meriah—lomba-lomba, parade budaya, pentas seni, dan pesta tawa bersama warga. Ini adalah ekspresi yang wajar. Ulang tahun—baik individu maupun bangsa—memang identik dengan keceriaan. Namun, apakah euforia ini sudah mencerminkan makna terdalam dari kemerdekaan?
Selasa, 19 Agustus 2025
(Buku) CERITERA DIPATI UKUR: KARYA SASTRA SEJARAH SUNDA
DI Tatar Sunda terdapat tokoh-tokoh yang terkenal. Saking hebatnya
ada yang sampai disakralkan. Di antara tokoh yang kerap hidup dalam memori
kolektif masyarakat Sunda adalah Bagenda Ali (bin Abi Thalib), Abdul Qadir
Jaelani, Prabu Siliwangi, dan Dipati Ukur.
Dua nama yang pertama dikenal pada kalangan masyarakat Islam Sunda.
Sedangkan dua nama yang terakhir populer pada kalangan masyarakat Sunda yang
memliki orientasi kebudayaan dan merindukan kejayaan Sunda.
Rabu, 09 Juli 2025
Membangun Akhlak di Sekolah: Integrasi Pendidikan Agama dan Deep Learning [by Ahmad Sahidin]
Krisis akhlak di sekolah—ditandai dengan maraknya ucapan kasar, perundungan (bullying), dan hilangnya empati—merupakan tanda serius dari kemerosotan moral di kalangan pelajar. Lingkungan rumah yang tidak kondusif, seperti minimnya pendidikan agama, kekerasan, atau komunikasi buruk, sering kali memperparah kondisi ini. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan komprehensif yang melibatkan sekolah, keluarga, masyarakat, serta transformasi dalam sistem pembelajaran.
Minggu, 22 Juni 2025
Menziarahi Sunan Gresik, Sunan Giri, dan Sunan Ampel
Kafilah ziarah IJABI Jawa Barat bergerak menuju pusara Sunan Gresik, Sunan Giri dan Sunan Ampel. Meski diguyur hujan terus gerak menuju makam.
Kami bergerak menuju makam waliyullah di Gresik. Sunan Gresik dilekatkan pada Syaikh Maulana Malik Ibrahim (lahir: 1401 dan wafat: 1419). Daerah dakwah meliputi Gresik, Jawa Timur. Lokasi makam di tengah kota dan pinggiran jalan. Dari bangunan dan area tidak istimewa. Posisi makamnya di bawah dan orang-orang yang ziarah di atasnya. Dikelilingi besi.
Langganan:
Postingan (Atom)


