Salam. Sampurasun. Saya tidak tahu ini akan menyangkut dengan tema atau
tidak. Saya tidak tahu apa yang harus disampaikan. Hanya saja saya punya
sedikit “beban moral” dalam benak bahwa
seseorang tidak bisa lepas dari masa lalu. Saya sendiri meyakininya bahwa diri
ini konstruksi dari sejarah dan salah satu “serpihan” sejarah yang masuk dalam
kehidupan saya adalah LPIK (Lembaga Pengkajian Ilmu Keislaman).
Saya tidak tahu harus darimana narasi dibangun dan dibentuk, kemudian
menjadi ajang refleksi. Terlalu jauh untuk sampai padanya. Anggap saja ini
khayalan. Percayalah, setiap orang punya “serpihan” yang berbeda. Tidak sama
dan beragam. Meski memiliki kesamaan, tidak pernah ada yang sama. Percayalah
bahwa keragaman itu keniscayaan yang tidak boleh dipudarkan.