Rabu, 09 Desember 2015

Murtadha Muthahhari: Perbuatan Baik non Islam

Kajian pluralisme sangat menarik dibahas. Sudah banyak dibahas oleh ilmuwan dan cendekiawan, baik muslim atau non muslim. Sekarang ini yang perlu mendapat sorotan berkaitan perbuatan baik non Islam atau orang yang tidak beragama Islam, tetapi memiliki kontribusi terhadap umat manusia.

Sebagaimana diketahui Bunda Teresa, Thomas Alfa Edison, Pasteur, Hunain bin Ishaq, dan orang non Islam lainnya karyanya bermanfaat bagi umat Islam.  Atau yang lebih menarik lagi adalah apakah hanya Ahlussunnah saja yang masuk surga dan diterima Allah? Benarkah  hanya pengikut Syiah saja yang selamat dan dapat syafaat dari Nabi Muhammad saw dan Ahlulbait? Inilah persoalan al-taaddudiyyah ad-diniyyah, yang cukup rumit diuraikan.

Senin, 07 Desember 2015

Wacana Syiah dan Sunni di UIN Bandung

Sekarang ini, Sunni dan Syiah menjadi persoalan yang sedang hangat. Sejak kasus pembakaran hingga pengusiran warga Syiah di Sampang Madura, Jawa Timur, tahun 2011 sampai sekarang ini nasibnya masih terkatung-katung dan belum bisa pulang ke kampung halaman. Ditambah lagi dengan hadirnya gerakan yang gencar untuk mengeluarkan Syiah dari Islam, menambah persoalan keagamaan di Indonesia semakin semraut.

Minggu, 06 Desember 2015

Belajar Pluralisme dari Sunan Kudus

Belajar pluralisme tidak perlu jauh ke Barat. Di Indonesia pun sejarah menunjukkan teladan pluralisme. Salah satunya oleh Sunan Kudus. Dikisahkan masyarakat Kudus masih memeluk agama Hindu yang menghormati dan mensucikan sapi. Sunan Kudus dalam dakwah agama Islam menyampaikan bahwa dalam kitab suci Al-Quran memuat sapi betina (al-baqarah). 

Rabu, 02 Desember 2015

Imam Hasan Al-Askari dan Pendeta Nasrani

Masa kekuasaan Dinasti Abbasiyah, Baghdad mengalami kekeringan. Orang-orang sangat risau dan mengkhawatirkan keadaan ini sehingga melakukan doa bersama untuk turunnya hujan. Meski sudah dilakukan doa, tetapi hujan tidak kunjung turun.

Di tengah kondisi kekeringan, seorang pendeta nasrani (Kristen) datang dan menawarkan bantuan untuk menurunkan hujan. Orang-orang Baghdad menyambutnya dan mempersilakan pendeta tersebut. Tibalah di sebuah pegunungan yang tinggi.