Sabtu, 07 Februari 2015

JURNALIS, Tong Keok Memeh Dipacok

Kerja merupakan bukti dari adanya aktivitas yang dilakukan manusia, baik itu perorangan maupun kelompok. Katakanlah aktivitas jurnalistik merupakan bentuk kinerja yang mengalami beberapa proses dan tahapan yang dijalani selama beraktivitas.

Banyak aktivitas yang berkaitan dengan jurnalistik. Wawancara, editing, photografy, dan menghubungi sumber berita juga termasuk aktivitas jurnalsitik. Demikian yang dituturkan Kang Romel, Ketua Balai Pelatihan Kewartawanan dan Jurnalstik (BATIK) –Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kota Bandung, Sabtu (25/9).

Bahkan menurut Bill Kovach dan Thomas E. Patterson dari Universitas Harvard yang menulis buku ”The Elements of Journalism”, yang diterjemahkan dengan judul “Sembilan Elemen Jurnalisme” yang diterbitkan PANTAU, 2003, bahwa aktivitas jurnalistik itu didasarkan pada sembilan elemen.

Selasa, 03 Februari 2015

Inu Kencana: IPDN Undercover, Sebuah Kesaksian Bernurani


BUKU yang memuat peristiwa traggis itu berwarna merah darah. Di cover depan  tampak seorang praja junior berseragam lengkap membukuk dengan lengan dan mata tertutup.

“IPDN Undercover, Sebuah Kesaksian Bernurani”, itulah buku yang mengkabarkan kekejaman dan rusaknya sistem yang ada di lingkungan kampus yang dibiayai rakyat. IPDN, yang dulunya bernama STPDN, tak kunjung baik. Namanya berganti, namun sistem dan praktek kekerasannya masih tetap dipelihara.

Apa jadinya bila seorang Inu Kencana Syafiie, bila tak membocorkannya ke pihak yang berwajib. Tentu kejadian getir, pahit, berdarah, dan raungan sakit pun akan tertimbun begitu saja. Cerita akan tinggal cerita, berganti dengan cerita yang baru, yang senada raungannya.

Minggu, 01 Februari 2015

Air Sisa Minum Rasulullah saw

Alhamdulillah, 18 Januari 2015, saya megikuti perayaan Maulid Nabi Muhammad saw. Dalam acara ini, yang menjadi penceramah adalah Dr Jalaluddin Rakhmat. Beruntung saya datang lebih awal sehingga dapat buku syair-syair yang ditulis Ustadz Jalal (Dr Jalaluddin Rakhmat). Buku terbaru yang berjudul: Berbinar Cinta. Buku ini khusus untuk menyambut Maulid Rasulullah saw yang dicetak dalam jumlah terbatas.

Sudah menjadi tradisi bahwa guru saya senantiasa berupaya untuk menerbitkan buku setiap kali tiba pada Maulid Rasulullah saw. Memang tidak setiap bulan maulid, buku Ustadz Jalal terbit. Ini hanya momentum istimewa saja.

Selain buku Ustadz Jalal, putranya yang bernama Ustadz Miftah pun menerbitkan buku. Namun buku ini tidak gratis. Judulnya: Dua Belas Empat Belas.

Dalam acara maulid, guru saya membacakan riwayat dalam hadis dalam kitab dan membacakan syair yang terdapat dalam bukunya.

Kamis, 22 Januari 2015

Api Sejarah dan Polemik Sejarah

Beberapa hari yang lalu, kawan saya yang menjadi editor sebuah penerbit di Jakarta, melayangkan pesan pendek (SMS) tentang buku Api Sejarah jilid 1, cetakan 6, tahun 2012. Buku ini menurutnya dari segi bahasa tidak baku dan kurang enak dibaca.

Dari segi isi juga ada yang dikomentarinya. Kawan saya heran buku Api Sejarah (AS) karya Ahmad Mansur Suryanegara bisa bestseller. Saya tidak menjawab. Saya teringat dahulu ketika saya menjadi editor, hampir setiap hari posting di media maya tentang buku AS.