Dalam buku Qishas al-Abrar karya
Murtadha Muthahhari, halaman 10-11, dikisahkan ada sahabat Nabi yang diuji
dengan kekurangan ekonomi. Ia tidak dapat memenuhi keperluan istri dan
anak-anaknya. Ketika kefakiran dirasa sudah begitu berat, istrinya memintanya
untuk menemui Rasulullah Saw meminta bantuannya.
Senin, 20 Oktober 2014
Minggu, 12 Oktober 2014
Mengenai Buku Terjemahan Sirah Ibnu Hisyam
Saya kemudian pergi ke Otista. Di sana menuju Alfalah. Lagi tutup. Bergerak lagi ke Dahlan. Di sana masih buka meski adzan dzuhur kumadang. Biasanya langsung tutup toko kalau adzan sedang dikumandangkan.
Saya tanya, ternyata ada. Harganya luar biasa, mendekati dua ratus ribu rupiah untuk dua buku terjemahan "Sirah Ibnu Hisyam". Kemudian saya beli satu buku lagi tentang historiografi Islam yang terjemahan dari kitab berbahasa Arab. Harganya juga mahal. Saya cari yang ditulis sejarawan Indonesia, ternyata tidak ada. Lagi kosong.
Rabu, 08 Oktober 2014
Status Aisyah Ketika Menikah dengan Nabi
Ada yang berpendapat
bahwa Nabi Muhammad saw menikahi wanita setelah Khadijah, khususnya putri dari
dua khalifah rasyidun adalah karena ingin mengikat persaudaraan dan siasat
politik agar berada dalam naungan Islam.Saya jadi bertanya-tanya: apakah Rasulullah saw sekadar “main-main” dalam urusan nikah dengan putri “petinggi” khulafa rasyidun atau hanya karena untuk menguatkan? Saya kira tidak serendah itu Sang Nabi (Muhammad saw) dalam melaksanakan syariat Islam, khususnya menikah.
Minggu, 05 Oktober 2014
(Hari Raya Qurban) Penuh Berkah
Alhamdulillah. Hari raya idul adha kali ini saya masih dapat kebagian daging qurban. Sanajan tidak ulubiung dina urusan qurban yang ada di masyarakat, tetapi masih kebagian. Tentu saja langsung dibakar menjadi sate dan ada yang digoreng. Hanya saja tulang belulangnya yang tidak bisa diolah sehingga dibuang.
Langganan:
Postingan (Atom)

