Ini membahas sejarah awal mula penyembahan berhala di Makkah serta tradisi masyarakat Arab pra-Islam berdasarkan kitab Sirah Ibnu Ishaq. Berikut adalah poin-poin penting yang dibahas:
- Amr bin Luay sebagai Perintis Berhala:
Amr bin Luay disebut sebagai orang pertama yang membawa dan
memperkenalkan penyembahan berhala ke Makkah. Awalnya,
keturunan Nabi Ismail adalah penganut ajaran Hanif (tauhid),
namun karena keterbatasan tempat di Makkah, orang-orang yang
bermigrasi membawa batu dari Ka'bah sebagai pengingat,
yang lama-kelamaan disucikan secara berlebihan dan akhirnya berubah
menjadi penyembahan berhala.
- Tradisi Mitologi Arab: Penjelasan
mengenai tradisi Bahirah, Saibah, Wasilah, dan Hami, yaitu
praktik memuliakan hewan ternak tertentu karena dianggap memiliki
keberkahan. Rasulullah SAW kemudian datang untuk
meluruskan dan memurnikan kembali keyakinan dari politeisme ke monoteisme.
- Penggalian Sumur Zamzam: Kisah Abdul
Muthalib (kakek Nabi Muhammad SAW) yang mendapatkan
mimpi untuk menggali kembali sumur Zamzam yang telah
tertutup. Setelah berhasil ditemukan, Abdul Muthalib menjadi
tokoh sentral di Makkah.
- Kisah Perdukunan dan Hukum Waris: Cerita
unik mengenai seorang dukun yang mencari inspirasi dari pembantunya, Suhaila,
untuk memecahkan persoalan hukum waris bagi orang yang memiliki kelamin
ganda (wandu). Ini menunjukkan sisi kehidupan sosial masyarakat
Arab saat itu yang masih kental dengan kepercayaan mistis.
Secara
keseluruhan, pada bagain ini menekankan bagaimana kehadiran Rasulullah SAW
bertujuan untuk menghapus tradisi mitologis, perdukunan, dan penyembahan selain
kepada Allah SWT.
VIDEO ulasan buku dapat disimak pada (klik) SIRAH Nabawiyyah