Selasa, 17 Mei 2022

Proses Islamisasi di Jawa Barat

Islamisasi di Jawa Barat lebih dominan dalam bentuk kultural dan institusional. Di Cirebon perkembangan agama Islam tumbuh bersamaan dengan terbentuknya “pesantren” yang diasuh oleh Syekh Nurjati kemudian diperkuat dengan kekuasaan yang dipegang oleh Sunan Gunung Jati sekaligus pimpinan agama. Karena itu, poisi Sunan Gunung Jati pada saat itu disebut  Pandita Ratu (Raja sekaligus pemimpin Agama). 

Senin, 16 Mei 2022

Perkembangan Islam di Jawa Barat: Kesultanan Banten

Sejarah Banten tidak dapat dilepaskan dari sejarah Cirebon. Hal ini disebabkan karena menurut beberapa sumber bahwa ada hubungan yang erat secara historis antara Banten dan Cirebon. Masalah ini berhubungan dengan  peran seorang tokoh penyebar agama Islam, yaitu Sunan Gunung Jati yang telah dianggap sebagai peletak  dasar bagi lahirnya dua kesultanan Islam di Jawa Barat sekaligus, yaitu Kesultanan Islam Cirebon dan Banten.    

Minggu, 15 Mei 2022

Perkembangan Islam di Jawa Barat: Kesultanan Cirebon

Proses penyebaran dan perluasan Islam di Jawa Barat lebih banyak dikisahkan melalui dua gerbang penyebaran,  yaitu  Cirebon dan Banten. Pada dua daerah itu dikuasai oleh seorang raja juga seorang ulama, yaitu Sunan Gunung Jati. Karena dua  kekuasaan yang diperankannya yaitu kekuasaan politik dan agama, dia mendapatkan gelar Ratu Pandita. Di bawah kepemimpinannya dilakukan penyebaran agama Islam di Jawa Barat atau Tatar Sunda dari dua pusat kekuasaan Islam, yaitu Cirebon dan Banten. 

Kesultanan Cirebon

Sabtu, 14 Mei 2022

(sekilas) Sejarah Islam di Jawa Barat

AGAMA Islam sejak wafat Rasulullah saw terus berkembang dan menguasai dunia hingga membentuk peradaban manusia yang gemilang. Sejarah membuktikan kejayaan dalam peradaban yang dibangun Dinasti Umayyah di Damaskus dan Cordoba, Dinasti Abbasiyah yang menguasai Timur Tengah dan Persia serta Afrika, dan dinasti-dinasti Islam lainnya. Banyak warisan intelektual Islam berupa kitab-kitab yang berharga dalam kedokteran dan sains, jejak arsitektur seperti taman-taman, kota-kota, dan masjid-masjid serta madrasah yang dikenang dalam sejarah sebagai bukti kontribusi umat Islam dalam peradaban dunia.