Minggu, 08 Mei 2022

Resensi buku Psikologi Agama

Menguasai disiplin ilmu itu penting. Memiliki kecakapan ilmu akan membuat langkah gerak bisa terencana dengan baik, termasuk aspek praktisnya. Amat jarang ditemui orang Indonesia yang punya kecakapan aneka disiplin ilmu. Mungkin masih bisa dihitung dengan jari, Kang Jalal (Jalaluddin Rakhmat) di antaranya. 

Kalau dicek karya tulis, seminar, dan pengajian yang disampaikan oleh Kang Jalal tampak beraneka disiplin ilmu dan beragam tema. Meski latar belakang pendidikan dari ilmu komunikasi, tetapi fasih bicara khazanah ilmu-ilmu agama seperti hadis, tafsir, ushul fiqh, kalam, dan tasawuf. Kemudian disiplin ilmu filsafat, politik, neurosains, hukum Islam, psikologi, dan lainnya.

Rabu, 04 Mei 2022

Naha Leres Syiah Sasar?

Harita keur ngajar di salah sahiji SMP di Bandung, kuring ditaros ku murangkalih: naha leres Syiah sasar? Kuring balik naros: naon anu disebat sasarna? Anjeuna nyebatkeun anu aya dina internet dugi ka kasus di Sampang-Madura. Sim kuring seuri. Ku simkuring dijantenkeun PR ka murangkalih supados milarian aosan atanapi buku-buku ngeunaan Syiah anu ditulis ku urang Syiah. 

Senin, 02 Mei 2022

Fikih dan Otoritas Fatwa kaum Muslim Syiah Imamiyah

Dalam urusan fikih, kaum Muslim Syiah Imamiyah (Duabelas Imam) merujuk kepada Imam Jafar Shadiq yang merupakan guru dari para imam mazhab fikih Ahlussunah yang empat: Imam Malik, Imam Hanafi, Imam Hanbali, dan Imam Syafii. 

Dari Imam Jafar Shadiq ini lahir mazhab fikih Jafari, yang juga dipelajari di Universitas Al-Azhar, Mesir dan di kampus UIN Bandung pun dalam mata kuliah fikih dan ushul fikih dikenalkan kepada mahasiswa.

Saya juga belajar sedikit Fikih Jafari dari kuliah fikih dan ushul fikih. Perbedaannya dengan fikih lainnya tidak terlalu besar. Yang ingin mengetahui sebaiknya membaca buku Fikih Lima Mazhab dan Fiqih Imam Jafar Shadiq yang ditulis oleh Muhammad Jawad Mughniyyah.

Minggu, 01 Mei 2022

Otoritas Keagamaan Islam versi Mazhab Syiah Imamiyah

Dalam sejarah diketahui bahwa ketika ada Nabi Muhammad saw, umat Islam merujuk kepadanya dalam urusan agama dan kehidupan. Setiap persoalan diajukan kepadanya dan dijawab langsung. Pascawafat Nabi Muhammad saw, kaum Muslim Syiah meyakini bahwa otoritas agama Islam berada pada Imam-imam dari Ahlulbait. Mereka meyakini bahwa Nabi menetapkan Imam Ali bin Abi Thalib ra sebagai washi, maula, dan khalifah setelah Rasulullah saw berdasarkan hadis ghadir khum dan hadis tsaqalain yang menyebutkan pentingnya merujuk kepada Al-Quran dan Ahlulbait.