Alhamdulillah banyak hal yang saya
ketahui tentang Ayatullah Sayid Muhammad Husain Fadlullah dari buku tersebut. Wawasan saya tentang Dunia Islam (khususnya Muslimin Syiah) semakin terbuka dengan buku
tersebut. Ketika membaca buku itu, saya pernah berkeinginan untuk membuat
tulisan berupa ulasannya. Namun tidak jadi, maklum saya tidak
paham dengan mazhab Fadlullah sehingga saya urungkan. Saya tidak berani karena
saya masih belajar. Biarlah orang lain yang sudah ahli yang membuatnya.
Jumat, 05 Juli 2019
Resensi buku Islam mazhab Fadlullah
Kamis, 04 Juli 2019
Resensi buku Hermeneutika Sastra Barat & Timur
Sambil menunggu ibu mertua yang dirawat di
rumah sakit, saya membaca sampai habis buku Hermeneutika Sastra Barat & Timur karya Abdul Hadi WM. Diterbitkan
Sadra Press, Jakarta, tahun 2014.
Saya membacanya perlahan dan runut dari bagian
satu sampai bagian enam. Setelah baca pengantar, saya coba melihat rujukannya
yang berlimpah dengan sumber berbahasa asing seperti Inggris dan Jerman. Saya
kira Prof Abdul Hadi WM ini seorang pembaca yang mampu mengakses rujukan yang
berbahasa asing. Maklum wacana hermeneutika di Barat lahir dari para ilmuwan di
Jerman dan Inggris.
Rabu, 03 Juli 2019
Resensi buku Hermeneutika Feminisme Reformasi Gender dalam Islam
Saya senang bisa menuntaskan baca sebuah buku yang berasal dari
disertasi. Sebuah karya ilmiah (akademik) yang ketat dalam unsur metodologi dan
langkah operasional risetnya. Yakni buku "Hermeneutika Feminisme
Reformasi Gender dalam Islam" ditulis oleh Dr
Mardety Mardinsyah. Buku ini terbit tahun 2018 dengan penerbit Bitread. Dan
saya dapat buku ini sekira dua bulan lalu. Saya simpan dan pekan ini baru
dibaca.
Saya merasa senang dan banyak menambah pengetahuan, terutama tentang feminisme dan praktek dari hermeneutika. Kajian feminis memang sudah banyak dan hermeneutika untuk memahami teks suci Alquran pun terbelah sikap dari para ulama. Ada yang menerima dan ada juga menolak. Saya cenderung melihat manfaatnya saja.
Saya merasa senang dan banyak menambah pengetahuan, terutama tentang feminisme dan praktek dari hermeneutika. Kajian feminis memang sudah banyak dan hermeneutika untuk memahami teks suci Alquran pun terbelah sikap dari para ulama. Ada yang menerima dan ada juga menolak. Saya cenderung melihat manfaatnya saja.
Selasa, 02 Juli 2019
Resensi buku Manajemen Politik: Perspektif Khajeh Nashiruddin Thusi
Khajeh Nashiruddin
Thusi adalah seorang ilmuwan juga ahli dalam politik praktis. Kabarnya
runtuhnya dinasti Abbasiyah pun karena ada andil Ath-Thusi, sehingga kemudian
kawasan Persia dikuasai bangsa Mongolia hingga membuat dinasti Ikhlaniyah.
Pemikiran Thusi
bidang politik dan tata aturan negara dikupas oleh Husain R. Kheradmardi dalam
buku "Manajemen
Politik: Perspektif Khajeh Nashiruddin Thusi". Sebuah
karya terjemahan yang terbit tahun 2011, Sadra Press, Jakarta. Tebal buku 238
halaman.
Langganan:
Postingan (Atom)


